14. December 2018 Sydney20°CSydney
ONLINE MAGAZINE+61 410 638 618info@indopost.com.au

Indopost Australia, Author at INDOPOST - Page 2 of 4

Credit Astrid Jayengsari
Credit Brianz Liu
Credit Frans Simarmata (2)
Credit Jess Dunn (2)
Credit Mayeta Clark-Tari Payung
Credit Jess Dunn (1)

Indopost AustraliaJune 14, 20185min4420

Organisasi tari dan musik yang berbasis di Sydney, Suara Indonesia Dance, akan menggelar Indonesian Arts and Culture Bazaar yang diberi nama ASYIK Bazaar 2018 yang akan berlangsung pada hari Sabtu tanggal 23 Juni 2018 di Addison Road Community Centre, Marrickville mulai jam 11.00am sampai dengan 16.00pm.

ASYIK Bazaar adalah festival seni Indonesia yang akan menampilkan berbagai hiburan dari musisi, penari dan pelaku seni rupa Indonesia terbaik di Australia. ASYIK Bazaar merupakan kegiatan yang dikelola oleh generasi muda Indonesia-Australia dengan mengkolaborasikan dua budaya antara Indonesia dan Australia.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Open Inner West Festival – festival multikultural selama 10 hari yang mempertunjukan seni terbaik di inner west Sydney yang didukung oleh Inner West Council.

Direktur Festival ASYIK Bazaar yang sekaligus Direktur Artistik Suara Indonesia Dance, Alfira O’Sullivan menyatakan, “ASYIK Bazaar 2018 ini akan fokus untuk menampilkan talenta seniman Indonesia di Australia dan seniman Australia yang memiliki relasi atau ketertarikan terhadap Indonesia dan untuk membantu menjaga budaya Indonesia untuk tetap hidup.” O’Sullivan juga menambahkan bahwa Suara Indonesia Dance bangga bisa meneruskan budaya Indonesia melalui seni ke generasi muda.

Jangan sampai terlewatkan penampilan oleh Suara Indonesia Dance, Dulwich Hill Primary Poppers oleh Jack Wardana, Sanggar Saraswati, Sanggar Nusantara, Bambu Balistix, IAWA Angklung, Gita Suara Vocal Group Sydney, dan Jubilate Choir. Akan ada juga penampilan oleh grup seni dari negara bagian Australia lainnya seperti Sanggar Sang Penari Melbourne, Kusuma Indonesia Community Queensland, Gede Eka Riadi dari Canberra, Perth Indonesia Community dan Sanggar Taruko Padangpanjang Sumatera Barat.

Selain atraksi panggung, akan ada juga pojok seni dan kerajinan Indonesia dan tentunya berbagai hidangan khas Indonesia. Jangan lewatkan parade busana, dilengkapi dengan berbagai aktivitas untuk keluarga seperti henna, face painting, workshop wayang dan topeng. Akan ada juga pameran seni dari seniman lokal.

Akan ada juga pemilihan “Little Mr and Little Miss Indonesia” yang merupakan lomba fashion show pakaian daerah Indonesia untuk anak dengan kategori pertama (3-7 tahun) dan kategori kedua (8-12 tahun) dan dapatkan berbagai hadiah menarik.

ASYIK Bazaar bertujuan untuk memperkenalkan khasanah budaya Indonesia ditengah-tengah masyarakat Australia dan sebagai ruang silahturahmi antara komunitas masyarakat, pelajar Indonesia yang ada di Australia khususnya di Sydney dan dapat membangkitkan kecintaan generasi muda Indonesia-Australia terhadap kebudayaan Indonesia serta memberikan ruang bagi seniman Indonesia-Australia dalam mengasah kreatifitasnya.

ASYIK Bazaar adalah bazaar kedua Suara Indonesia Dance sejak kesuksesan besar di tahun 2013 silam yang berhasil menarik 1000 pengunjung.

Suara Indonesia Dance yang telah berkarya selama 16 tahun ini berharap dukungan dari semua pihak untuk dapat menyukseskan dan hadir di ASYIK Bazaar 2018.

Sampai jumpa di ASYIK Bazaar 2018!

Untuk info lebih lanjut mengenai Suara Indonesia Dance: http://www.suaraindonesiadance.com.au

ASYIK INDONESIAN ARTS AND CULTURE BAZAAR 2018

Tanggal : Sabtu, 23 Juni 2018

Waktu : 11:00 AM – 4 PM

Lokasi : Addison Road Community Centre (142 Addison Rd, Marrickville NSW 2204)

Tiket Masuk : Gratis

Registrasi Lomba Parade Busana Daerah “Little Miss and Mr Indonesia” : $20 (Daftar disini https://suaraindonesiadance.wufoo.com/forms/asyik-bazaar-2018-kids-fashion-show-registration/)

Facebook Event : https://www.facebook.com/events/201889590415894/

Kids Fashion Show Contact: Dian (d.ammelia@gmail.com / 0424941164)

Event Contact: Alfira (info@suaraindonesiadance.com.au / 0415431453)


32623043_897712137078383_338107199999967232_o-1280x853.jpg

Indopost AustraliaMay 28, 20183min2330

“VICTORIA CUP”

Victoria Cup kembali digelar pada hari Sabtu, 12 May 2018 dengan tema “Inspirit”. Tujuan event ini adalah untuk menyatukan para pelajar Indonesia di Melbourne melalui perlombaan atletik dan juga untuk mempererat hubungan antara PPIA Victoria dan PPIA ranting lainnya. Ada 3 bidang olahraga yang diperlombakan yaitu: futsal, basket, dan badminton. Untuk bidang olahraga basket dan futsal, pemain dengan performa terbaik juga akan mendapatkan penghargaan Most Valuable Player (MVP).  Perlombaan dimulai setelah project manager dan vice project manager, Harry Utomo dan Cassidy Deandra Padma memberikan kata sambutan selamat datang kepada para peserta dan pemain.

 

Sorak sorai penonton terdengar begitu membahana dan menyemangatkan para pemain ketika perlombaan futsal dilaksanakan. Setelah melalui tahap knockout dan semifinal, Monash A meraih kemenangan juara 1 setelah melawan RMIT A di babak final, dimana RMIT A mendapatkan juara 2. Untuk juara 3 diraih oleh tim dari Deakin Dragons. Tidak hanya itu saja, Adam Bahfen dari Monash A juga memperlihatkan permainan yang sangat baik sehingga mendapatkan MVP untuk futsal Victoria Cup 2018.

 

Pertandingan basket Victoria Cup 2018 dilaksanakan di waktu yang bersamaan dengan futsal. Serunya penonton di pertandingan basket tidak kalah dengan pertandingan futsal. Setelah pertandingan sengit di babak final antara RMIT A dan Monash A, juara 1 dimenangkan oleh tim dari RMIT A. Untuk juara 2 dan juara 3 dimenangkan oleh Monash A dan PPIA Melbourne University. Pemenang MVP untuk Basket diberikan kepada Eddy Tjandra dari RMIT A yang menunjukkan permainan yang sangat luar biasa bagus.

 

Badminton tahun ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana tahun ini pertandingan badminton merangkap ganda-pria dan ganda campuran. Untuk ganda pria, pemenangnya adalah Brian Wongso dan Pieter Tandu. Ganda campuran dimenangkan oleh pasangan Stanley dan Vanessa.

 

Atas kesuksesan Victoria Cup 2018, PPIA Victoria ingin menyampaikan terima kasih dan selamat kepada pemenang juga peserta yang ikut meramaikan jalannya acara. Sampai jumpa tahun depan di Victoria Cup 2019.

 

 


IndonesianFB-1-1280x1053.jpg

Indopost AustraliaMay 28, 20184min5050

Suatu sumber daya beragam bahasa yang baru dan menarik 7 Alasan Baik untuk Diuji HIV Sekarang direncanakan akan diluncurkan selama minggu pengujian HIV tahun ini dimulai
tanggal 1 Juni.

Diproduksi oleh MHAHS dan Positive Life NSW, sumber daya baru yang mudah dibaca ini menampilkan orang-orang biasa yang menggunakan bahasa sehari-hari untuk menjelaskan
banyaknya manfaat dari tes HIV yang teratur.

Menurut Barbara Luisi, Manajer MHAHS, sumber daya ini langsung melengkapi tema kampanye tahun ini

“Tidak pernah dites HIV? Dapatkan Tes Hari Ini”,

Ada banyak alasan untuk dites HIV. Hampir satu dari sepuluh orang Australia tetap tidak menyadari status HIV mereka, tidak mendpatkan perawatan medis HIV tepat waktu dan dapat menularkan virus ke orang lain tanpa mengetahuinya. Mengikuti tes adalah
satu-satunya cara untuk mengetahui dengan pasti. ‘Tujuh Alasan Baik untuk menguji’ yang baru memberikan kepada orang-orang informasi yang sederhana dan mudah
dimengerti mengenai tes HIV”, kata Ms Luisi.

Didanai oleh NSW Health, sumber daya ini tersedia online diwww.mhahs.org.au dalam bahasa Arab, Cina, Indonesia, Portugis, Spanyol, Thailand, dan Vietnam.

HIV masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan perkiraan 26.444 orang yang hidup dengan HIV di Australia pada tahun 2016.

Pada sepuluh tahun terakhir ini, hampir satu dari sepuluh warga Australia yang baru didiagnosis dengan HIV berbicara bahasa lain di rumah selain bahasa Inggris.

Craig Cooper, Chief Executive Officer dari Positive Life NSW mengatakan

“Orang-orang dari berbagai latar belakang terus menghadapi hambatan untuk pilihan pencegahan, pengobatan dan perawatan HIV yang tepat. “

Bahwa meningkatkan kesadaran tes HIV di antara komunitas CALD adalah sangat penting jika kita ingin mencapai target ambisius kita untuk menghilangkan penularan HIV pada tahun 2020.

Kenyamanan tes HIV adalah alasan lain mengapa orang harus dites untuk HIV, kata Luisi. “Sangat mudah untuk dites HIV, dengan banyak pilihan yang tersedia saat ini. Tes HIV bersifat rahasia.

Sekarang orang-orang dengan risiko HIV yang lebih tinggi di seluruh NSW untuk kenyamanan, mereka juga lebih mudah dan lebih cepat dapat memesan perangkat pengujian di rumah dengan gratis secara online.”

Alat tes HIV di rumah, Tes HIV Uji Darah Kering (DBS) memungkinkan perorangan untuk memesan alat pengambil contoh gratis secara online, mengambil contoh mereka sendiri di rumah mereka sendiri dan mengirimkannya ke laboratorium untuk pengujian dan manajemen hasilnya. Anda tidak perlu pergi ke klinik atau dokter untuk melakukan tes ini. Perlengkapan pengujian dapat dipesan dari http://www.hivtest.health.nsw.gov.au yang juga memiliki informasi dalam berbagai bahasa termasuk bahasa Inggris yang sederhana. MHAHS melakukan beberapa inisiatif selama Minggu Pengujian HIV termasuk kampanye media etnis dalam delapan Bahasa, serangkaian pesan Facebook dan Alat Minggu Pengujian HIV gratis yang berisi semua aset digital untuk digunakan oleh organisasi lain.


Screen-shot-2018-03-22-at-9.30.04-AM.png

Indopost AustraliaMay 18, 20182min2510

“ASYiK”

Indonesian Arts and Culture Bazaar 2018

 

Suara Indonesia Dance Group akan menggelar Indonesian Arts and Culture Bazar 2018 yang diberi nama “ASYiK”. Kegiatan ini menghadirkan banyak aktifitas diantaranya: Pemilihan little miss Indonesia, pertunjukkan tari, musik, paduan suara, angklung, gamelan Bali, henna, face painting dan kuliner Indonesia.

 

ASYiK Bazaar 2018 akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 23 Juni 2018 mulai 11.00am s/d 16.00pm bertempat di Addison Road Community Centre (142 Addison Road, Marrickville NSW 2204).

Kegiatan yang dilaksanakan masih dalam suasana lebaran  ini diharapkan juga dapat menjadi ajang silahturahmi dan halal bihalal  bagi masyarakat Indonesia ujar Alfira O’Sullivan artistik Direktur Suara Indonesia Dance.

 

ASYiK Bazzar 2018 ini merupakan event yang special bagi Suara Indonesia, selain akan diisi oleh group-group seni dari Sydney seperti: Suara Dance Class,  Stale Bizkitz-Jack, Sanggar Saraswati, Seka Gamelan Dharma Putra, IAWA Angklung, Indo Choir Group dan Jubilate Choir. Kegiatan ini bakal diisi oleh group-group dari luar Sydney seperti: Sanggar Sang Penari Melbourne, Kusuma Indonesia Community Queensland, Gede Eka Riadi penari dari Canberra, Perth Indonesia Community dan juga Sanggar Taruko Padangpanjang Sumatera Barat.

 

Untuk aktifitas anak-anak akan ada henna, mewarnai, face painting dan Pemilihan little miss Indonesia yang merupakan lomba fashion show khusus pakaian daerah Indonesia dibagi dua kategori, katagory I (3-7 tahun) dan katagory II (8-12 tahun)

 

Selain itu Suara Indonesia sebagai penyelenggara ASYiK Bazaar 2018 juga sedang membangun komunikasi baik dengan donatur maupun group-group seni lainnya  untuk menyukseskan kegiatan ini nantinya. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang dikelola oleh Suara Indonesia Dance Group yang juga termasuk dalam calendar Open Marrickvile yang didukung oleh Inner West Council.

 


BANNER-VICCUP-1280x953.jpg

Indopost AustraliaMay 7, 20182min2270

Olahraga selalu menjadi salah satu platform utama untuk mempersatukan orang-orang dan lebih mengenal satu sama lain. Dengan alasan ini, acara tahunan perlombaan sports Victoria Cup kembali digelar. Victoria Cup merupakan acara tahunan PPIA Victoria yang sudah digelar sejak beberapa tahun yang lalu. Acara ini memiliki tujuan untuk menyatukan pelajar-pelajar Indonesia di Victoria melalui perlombaan atletik dan antusiasme mereka pada olahraga. Setiap tahun Victoria Cup digelar dengan melibatkan PPIA ranting sebagai komite-nya untuk bersama-sama bekerja keras demi mencapai kesuksesan dari sebuah acara.

Tahun ini Victoria Cup 2018 yang diselenggarakan oleh PPIA Victoria mengangkat tema “Inspirit” yang berarti semangat dan motivasi. Kata ini mengingatkan bagaimana motivasi dan semangat bermain dalam sebuah team didapat dari pelatih. PPIA Victoria ingin membawa kembali nilai-nilai pentingg dalam sebuah team di Victoria Cup 2018.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Victoria Cup akan diadakan di Monash Sports Centre, Clayton pada hari Sabtu, 12 May 2018 dari pukul 9:00 pagi. Ada berbagai macam cabang olahraga yang diperlombakan seperti Basket, Futsal, dan Badminton. Tahun ini adalah tahun pertama pendaftaran Victoria Cup dibuka untuk umum.

Datang ya dan support teman-teman kalian di Victoria Cup 2018.

See you there!



Indopost AustraliaApril 27, 20181min4390
Midterms sure took all the fun away. All those assignments, exams, quizes, and group works are pilling up. Sure, you might feel there’s no end of this tortuous period🙊
⠀⠀⠀⠀⠀⠀
YET!!!! Donut🍩worry, as we got your back! (not literally)💀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
LET’S HAVE FUN TOGETHER✨🌟⭐
⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Inviting y’all to SOCIETAL PROJECT 2018:
📍26 MAY 2018
🎡 LUNA PARK
As we can’t wait to meet you there, here’s a glimpse of SOCIETAL PROJECT 2018.
Be sure to visit our instagram account (@societalproject) and website SocietalProject.com 🌝
Stay tuned as we will release some information and sell the tickets real soon! ⚡
p.s: turn your notification for @societalproject if you don’t want to miss the lucrative bundle which we prepared just for groups who are eagerly keeping their eye for our update 🔥

 


UTS-Insearch-Diploma-of-Engineering-graduate-Adiya-Wijaya-1280x984.jpg

Indopost AustraliaApril 15, 20185min3880

Five students from Indonesia have been awarded prizes in recognition of their academic excellence, having topped their classes at UTS Insearch in Sydney.

The Outstanding Graduate award winners from Indonesia, who achieved the highest Grade Point Average (GPA) overall for their courses are: Brenda Jie from Medan (Diploma of Architecture and Design), David Gunawan from Pematangsiantar (Diploma of Information Technology) and Aditya Wijaya from Bekasi (Diploma of Engineering).

Dean’s Merit Prizes were also awarded for achieving the highest results during their first semester of study at UTS Insearch to Joey Millenia Safitri from Sidoarjo (UTS Foundation Studies) and Joshua Valerie from Bandung (Diploma of Information Technology).

The prize winners received their awards at a special ceremony on 3 April 2018 held at the University of Technology Sydney.

Dean of Studies of UTS Insearch, Tim Laurence said, “We commend these talented Indonesian students on their academic achievements and wish them ongoing success in their studies.”

“We offer these academic prizes so we can formally and publically recognise the achievements of our students. It is a great way to demonstrate our belief in our students, and to motivate them to keep achieving.”

With prizes valued between $1500 – $5000, the awards program recognises each student’s hard work and celebrates their scholastic success.

These three students have gone on to win the Outstanding Graduate Award in their respective fields:

 

Brenda Jie from Medan,
Diploma of Architecture and Design

She describes her transition from school in Indonesia to studying in Australia as being a fun and exciting experience, with the support of UTS Insearch.

“When I first came here, I began to meet a lot of new people and I felt that UTS Insearch was an easier place for me to start off. You get the basics of everything, the tutors and classmates are friendly.”

She now plans to direct her talent for art and design into a career as a professional animator, and has commenced her studies at UTS in a Bachelor of Design in Animation.

 

David Gunawan from Pematangsianta,
Diploma of Information Technology

He has also now commenced studies at UTS, in the Bachelor of IT in Data Analytics, and is looking forwarding to using his education to gain practical experience in Australia.

“I started part time work during my second semester so I had to learn how to balance my time between work, study and my social life,” he said.

Aditya Wijaya from Bekasi,
Diploma of Engineering

He is following in his both his parents’ footsteps in becoming an engineer.

“Part of my aspiration has been to study abroad in Australia and to take the knowledge I gain back to Indonesia. I’d like to use engineering as a way to strengthen relations between Australia and Indonesia,” he said.

“I feel quite humbled, because to get here I had a lot of help from other people, so I want this award to be a gift for them, so that they can be proud of me.”

 



Advertising

Why you need to advertise with INDOPOST?

INDO POST has become the first and leading Indonesian Publication in Australia. Our dedication has exceeded our client’s expectation which has positioned us as the most respected and exclusive Indonesian Tabloid in Australia and many businesses have taken advantage through INDO POST as their media to promote their products and services, upon targeting Indonesian community as a whole in Sydney and Australia wide. We are well accepted by Indonesian community at large, and by promoting your company through INDO POST, you will also reach a huge potential Indonesian Market as a whole with no boundary.


CONTACT US

CALL US ANYTIME



Latest posts

November 26, 2018
October 30, 2018